Friday, October 23, 2020

MORAL VALUE DRAMA KOREA SKY CASTLE, ANTARA ANAK DAN ORANG TUA


Pandemi ini secara tidak langsung mempengaruhi rutinitas keseharian kita. Setahun yang lalu saya sering skip drama korea yang hits karena merasa ada hal lain yang lebih menguras pikiran saya. Biasanya saya hanya mendengarkan teman dan kakak membicarakan ongoing drama yang menarik perhatian. Berhubung pandemi ini memiliki waktu yang luang untuk menikmati drama korea, saya banyak menonton drama korea ongoing maupun yang telah selesai tayang.

Salah satu drama yang sedang saya tonton lagi adalah Sky Castle sub indo. Hayo acungkan tangan bagi yang sudah menonton drama fenomenal ini. Saya yakin pasti semua sudah menonton drama ini bahkan menonton ulang sama seperti saya. Kalian kalau menonton drama korea dimana sih?. Pasti banyak sekali reviewer yang telah memberikan review mengenai drama ini. Jadi kali ini saya akan memberikan beberapa uraian tentang moral value dalam drama ini. Check it ou!

Equality
Apa maksudnya equality dalam Sky Castle? Saya merasa peran orang tua dan anak tidak seimbang. Orang tua memiliki peran penting dalam mengendalikan tujuan anak dan anak pun tidak memiliki ruang untuk mengutarakan hati atau perasaannya tentang suatu hal. Jangankan hubungan antar orang tua dan anak, hubungan antar pasangan juga tidak seimbang. Suami atau istri salah satunya akan menjalankan kemudi kemana keluarga tersebut akan berlayar. Lalu sebaiknya bagaimana? Orang tua dan anak perlu terlibat pada pembicaraan serius mengenai tujuan masa depan anak. Orang tua harus bertanya tujuan kedepan, pendapatnya mengenai tujuan itu serta memberikan saran dan pendampingan khusus jika dibutuhkan untuk mencapainya. Pendampingan yang saya maksud ya terkait pemberian fasilitas pendukung. Anak pun harus secara gamblang mengungkapkan ide atau gagasannya terkait tujuan masa depan. Misalnya dia memiliki kecenderungan menyukai seni musik namun ingin belajar komunikasi sehingga nantinya dapat mengembangkan komunikasi melalui musik. Orang tua akan memberikan saran seperti pekerjaan dimasa depan yang akan mereka tuju ketika mengambil jurusan tersebut dari mulai peluang hingga kemungkinan terburuk dan sebagai pendampingan memberikan fasilitas les musik sesuai kebutuhan anak. Diskusi tersebut akan menjadi cikal bakal bagaimana orang tua dan anak berkomunikasi tentang masa depannya, tanpa dikte atau pemaksaan.

Trust
Drama Sky Castle mengangkat bagaimana orang tua memilih lembaga belajar dengan tingkat keberhasilan tinggi sampai lupa untuk membangun kepercayaan pada anak. Ketika dikaitkan dengan lembaga belajar di Indonesia, dimana ada lembaga belajar yang memberikan informasi “lembaga belajar ini telah mencetak 1000 anak tidak lolos SBMPTN”? Rerata dari semua lembaga belajar akan menampilkan alumnus yang berhasil mencetak nilai terbaik atau berhasil masuk ke PTN terbaik. Tujuannya apa? Tentu marketing untuk menarik orang tua dan pelajar untuk ikut menjadi bagian lembaga belajar tersebut. Terlalu kuatnya iklan tersebut kadang membuat orang tua lupa bahwa setiap anak memiliki potensinya sendiri dan mengesampingkan risiko kegagalan. Berharap berhasil hanya karena mengikuti lembaga belajar tanpa mempercayai kemampuan anak berbeda. Tidak semua anak yang mengikuti lembaga belajar tersebut akan masuk ke jurusan favorit di PTN terbaik. Sebuah keberhasilan akan dimulai dari kepercayaan, jika orang tua tidak percaya pada anaknya lalu siapa yang akan mempercayai anaknya?

Cheating
Perilaku yang tidak mempercayai kemampuan ini membuat orang tua mampu menghalalkan cara apapun demi anaknya meraih suatu keberhasilan. Setiap orang tua memang menginginkan yang terbaik untuk anaknya namun sesuatu yang baik dimulai dari hal baik. Ketika melakukan cara yang tidak baik untuk mencapai sesuatu maka kedepan kita tidak tahu apa yang akan terjadi dan yang paling parah akan mempengaruhi perilaku anak juga. Hubungan orang tua dan anak ini merupakan hubungan saling terkoneksi. Sama seperti tetangga baru yang orang tuanya santai dan membebaskan anaknya memilih apa yang dia mau dan outputnya terlihat dari hubungan harmonis keluarga. Fokuslah pada proses bukan hasil meskipun hasil adalah penentu.

Nah itu merupakan ulasan moral value yang dapat diambil dari drama ini, menurut kalian moral value apa saja yang dapat diambil dari drama Sky Castle ini? Yuk comment dibawah ini!

0 thoughts:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...